Manusia mecari Tuhan

Manusia mencari Tuhan

Sejak manusia hadir di muka bumi manusia sudah merasa dia hanya mahluk yang tidak memiliki kemampuaqn kekuasaan apa apa, maka ia mencari mahluk lain (tuhan).
yaitu sesuatu yang lebih besar dan tetntu ia yang kuat dan besar di alam ini. manusia melihat bulan beredar dia kagumi tetapi kenapa kemudian hilang dan timbul, tidak abadi?, dan ia berfikir apakah ini tuhan ?, oleh karena hilang dan timbul, di banding matahari maka matahari lebih besar lebih abadi, dan bermanfat untuk alam ini cahayanya dapat memberikan kehidupan kepada beberapa mahluk hidup lainnya seperti manusia, binatang, dan tumbuh tumbuhan , beralihlah pemikiran manusia bahwa tuhan bisa jadi matahari, berkembang peradaban dan berlanjut keyakinan manusia tentang matahari adalah tuhan , oleh karena kata tuhan saat ini brelum biasa maka kata tuhan di artikaan Dewa, pemeikiran manusia bahwa tuhan itu tidak berjauhan dengan kemiripan manusia maka bisa jadi tuhan pun memiliki anak istri dan siapa anak dan istri tuhan, maka perkembangan pemikiran berjalan mulailah manusia mnyusun siapa saja anak tuhan dan keturunan tuhan, oleh karena tidak lah mampu mengambarkan bentuk ujud tuhan dan anaknya tuhan seperti apa? ujudnya istri tuhan seperti apa manusia dengan daya hayalnya membuat patungnglah itu simbul tuhan, karena tuhan tetu tidak berjauhan dengan tubuh mnusia ahirnya manusia ambil kesimpulan ya tidak jauh lah dengan sifat sifat manusia. maka anak tuhan paling tidak titisan tuhan tentu hadir i bumi maka mereka menamakan satu satu nama anak tuhan (Yunani dewanya, dengan segala macam nama dewa anak tuhan)..
ada lagi golongan yang tidak berfikir matahari sebagai yang berkuasa, yang manusia ketahui ada tiga pekerjaan besar yang tidak mungkin di kerjakan manusia.
1. ada kekuatan yang dapan memberi kehidupan
2. ada juga yang dapat membuat kehancuran.. yang tidak dapat di kerjakan manusia ini pasti kerjaan yang berkuasa.
3. kehidupan dan kehancuran.. kenapa bisa ada tibul lagi sesuatu yang baru atau terbarukan maka tentu ada tangan yang merawat kehidupan ini, ini tiga juga kekuatan besar yng bukan kekuatan manusia ini pasti kekuatan Tuhan.

atas dasar pemikiran tiga di atas tersebut maka di ambil kesimpulan Tuhan ada tiga, tiga kekuatan besar yang tidak mampu di kerjakan manusia . ini lah mungkin yang dis sebut tuhan lahirlah tuhan atas dasar pemikiran ini jadi tuhan ada Tiga?

ada juga golongan manusia yang berfikir sederhana yang engga bisa berfikir berbelit belit golongan ini hanya menyimpulkan sesuatu yang menakutkan dan menyeramkan itu yang harus di sembah bisa jadi itu ada tuhan di situ maka adalah golongan manusia yang menganggap sesuatu yang menyeramkan itu tuhan apa itu tempat ityu yang misteius apa itu pohon besar , gunung yang besar bisa jadi itu jelmaan tuhan. jadi mereka merayakan ritual dengan menyediakan sesajian di tempat yang mereka takuti.
jaman berjalan manusia hadir dengan pemikir pemikir yang lebih detail , maka timbullah pemuka pemuka orang pemikir yang mampu memimpin golongan atau kelompoknya itu di anggap wakil dari manusia yang bisa di ambil pendapatnyya, untuk melakukan ritual pada tuhan penyembahan. dan segalanya pejalanan dalam menempuh kehidupan jadilah ia manusia pemimpin pada golongannya yang disegani,lanjut pejalanan kehidupan dan kelahiran manusia di singkat sampai lah di mana lahir satu manusia yang memiliki ke jujuran dan kecerdasan yang tinggi. manusia itu lah yang jadi wakil tuhan, maka tuhan pun mejelaskan kepada manusia tersebut sesungguhnya jika manusia ingin mengenal tuhan ?
tuhan itu adalah sesuai penjelasan dan ucapan tuhan. (Syurat alihlas).

“Quran Surat al-Ikhlas

قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ qul huwallāhu aḥad

1. Katakanlah: “Dialah Allah, Yang Maha Esa.

ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ allāhuṣ-ṣamad

2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ lam yalid wa lam yụlad

3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad

4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”.

syurat alihlas adalah penjelasan tuhan tetntang bagai mana manusia berfikir tuhan apa dalilnya atau konsep tuhan itu, tetang rumusan tuhan.?.

tidak ada lagi penjelasan tetntang tuhan yang lebih jelas dari tuhan sendiri yang menjelaskan tentang tuhan, ke tidak kemampuan manusia berfikir tentang tuhan ahirnya selesai dengan penjelasan tuhan juga, ya memang tidak akan otak manusia bisa menggambarkan tuhan kecuali tuhan sendiri yang menjelaskan siapa tuhan itu.

kandungan isi dari surat alihlas itu adalah bukan dari pemikiran manusia karena dari sejak dahulu manusia hanya meraba raba tentang tuhan, adanya surat alihlas sudah finis lah tentang penjelasan ujud tuhan. tidak ada lagi yang sanggup menandingi kesimpulan tuhan selain syurat alihlas. sekaligus manusia yang menyampaikan ini tetntunya wakil tuhan (Muhammad Rasulullah SAW.) dan tak terbantahkan seperti isi dari surat al ihlas yang tak terbantahkan. bahkan tuhan pun menantang manusia apakah ada yang sanggup mebuat kesimpulankonsep tuhan? sejelas surat alihlas silahkan coba. dan di jamin sampai ahir zaman tidak akan ada yang mampu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *