Gadget merebak di remaja

Bagi orang tua justru banyak menghawatirkan cenderung anak jadi menyendiri asyik main gadget

GADGET,merebak di dunia remaja yang namanya ini gadget adalah akibat Perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa banyak dampak bagi kehidupan manusia dewasa ini. Sebut saja misalnya komunikasi semakin mudah dengan adanya Handphone (HP). Kita bisa berjoget sendiri kayak orang gila dengan adanya aplikasi Tit tok yang lagi booming. Kita dapat mempublikasikan kepada semua orang—ketika kita mengunjungi tempat-tempat wisata yang eksotis dan mengagumkan—dengan mengupload foto-foto di Facebook, Whattsapp, Instagram, Twitter, line, dll. Penulis dan pembaca pasti senang menikmati kemudahan-kemudahan¬† GADGET tersebut. dapat merusak moral beragama karena begitu mudahnya melihat situs situs porno?.

tetapi kemajuan seperti ini tidak bisa di hindari bagai mana tidak jika di bayangkan dunia tidak ada Handphone? kembali ke jaman Batu biaya transpotaasi akan kembali meningkat rastis, gadget menghubungkan yang jauh menjadi dekat

Kita akan dianggap kuper, kuno, primitif, kalo tidak menikmati media-media sosial tersebut. Bahkan ada netizen yang bikin selogan, ‘Saya bermedia sosial maka saya ada’, diadopsi dari Cogito ergo sum (saya berpikir maka saya ada).

Namun, banyak orang yang barangkali tidak menyadari bahwa dirinya telah menjadi ‘budak’ teknologi. Pikiran manusia yang menghasilkan dan menciptakan teknologi justru dikendalikan oleh teknologi itu sendiri. Sehingga kreator (manusia) semacam menjadi hamba dan teknologi menjadi tuan’. Setiap waktu kita bersembah sujudnya padanya. Bukankah itu yang dinamakan kemunduran? Kemanakah akal sehat kita yang dapat mengendalikan seluruh kehidupan kita? Mestinya kita menjadi tuan atas teknologi yang adalah ciptaan, bukan sebaliknya.